Lidik.id, Jakarta – Menjelang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan penurunan harga tiket pesawat.
Hal ini diupayakan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan tiket dan memastikan mobilitas masyarakat tetap terjangkau. Namun, sejumlah tantangan masih mengganjal realisasi target tersebut.
Menteri Perhubungan menyatakan sedang mengkaji beberapa langkah, seperti penyesuaian tarif batas atas dan pemberian insentif seperti pengurangan PPN untuk tiket pesawat. Meski demikian, keputusan final terkait insentif ini masih memerlukan pembahasan lebih lanjut.
Dari sisi maskapai, peningkatan armada menjadi salah satu strategi untuk memenuhi permintaan. Beberapa maskapai juga menyambut baik inisiatif pemerintah, meskipun tetap mengkhawatirkan kenaikan biaya operasional seperti harga bahan bakar yang bisa menghambat penurunan harga.
Sementara itu, pengamat industri penerbangan menilai penurunan harga tiket mungkin bersifat sementara. Tanpa kebijakan jangka panjang yang mendukung, harga tiket berpotensi kembali naik setelah periode Nataru.
Dengan langkah-langkah ini, apakah harga tiket benar-benar akan turun? Waktu akan menjadi jawabannya, tetapi masyarakat diimbau untuk tetap mencari tiket sejak dini demi mendapatkan harga terbaik.







Discussion about this post