Kamis, 8 Januari 2026
LIDIKID
No Result
View All Result
  • Home
  • ePapernew
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
  • Home
  • ePapernew
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
No Result
View All Result
LIDIK ID
  • Home
  • ePaper
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
Beranda Nasional

KSAD Jelaskan Biaya Sumur Rp150 Juta untuk Korban Bencana, Bukan Sumur Rumah Tangga

6 Januari 2026
KSAD Jelaskan Biaya Sumur Rp150 Juta untuk Korban Bencana, Bukan Sumur Rumah Tangga
135
Dilihat
FacebookTwitterWhatsapp

LIDIK.ID, Jakarta — Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan penjelasan terkait biaya pembangunan sumur air bersih senilai Rp150 juta untuk korban bencana di wilayah Sumatera yang sempat menjadi perhatian dan perbincangan publik. Selasa, (06/01/2026).

Maruli menegaskan, sumur yang dibangun tersebut bukan sumur rumah tangga biasa, melainkan sumur dengan spesifikasi khusus untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat dalam satu kawasan terdampak bencana.

Baca Lainnya

Keributan Ojol dan Penumpang di Muara Baru, Pengemudi Sempat Dipukul

Foto Diduga Jule dan Jefri Nichol di Bali Beredar, Picu Spekulasi Warganet

Menurut Maruli, sumur untuk korban bencana harus dibor hingga kedalaman tertentu agar benar-benar mencapai titik mata air yang stabil dan mampu mengalirkan air dalam jumlah besar.

“Kedalaman sumur itu harus menyentuh mata airnya. Kalau tidak menemukan mata air, airnya pasti akan habis,” ujar Maruli.

Ia menjelaskan, kedalaman pengeboran sumur tersebut berkisar 100 hingga 200 meter, jauh lebih dalam dibandingkan sumur rumah tangga pada umumnya.

Maruli membandingkan biaya tersebut dengan sumur rumah tinggal yang biasanya hanya digunakan untuk satu keluarga.

“Kalau sumur di rumah saya di Bandung, mungkin enggak sampai Rp10 juta, itu hanya untuk satu keluarga. Ini kan kepentingannya satu desa, kadang-kadang,” jelasnya.

Karena melayani banyak rumah dan berada di wilayah pedesaan atau daerah terdampak bencana, pembangunan sumur tersebut membutuhkan dana yang lebih besar, baik dari sisi pengeboran maupun infrastruktur pendukung.

Sebelumnya, persoalan biaya pengeboran sumur ini dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Aceh Tamiang, Kamis (1/1). Dalam rapat tersebut, Maruli bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menjelaskan kebutuhan anggaran pembangunan sumur air bersih bagi korban bencana.

Keduanya menyampaikan bahwa biaya pengeboran sumur dengan kedalaman 100–200 meter berkisar Rp100 juta hingga Rp150 juta per unit.

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo menilai biaya tersebut masih tergolong terjangkau, mengingat spesifikasi teknis sumur yang dibangun dan manfaatnya bagi masyarakat terdampak bencana.

Maruli menambahkan, biaya pembangunan sumur tersebut tidak hanya untuk pengeboran, tetapi juga mencakup berbagai sarana pendukung.

“Biaya itu sudah termasuk instalasi dan tangki air, sehingga air yang keluar bisa langsung dimanfaatkan oleh warga,” ujarnya.

Pembangunan sumur air bersih ini diharapkan menjadi solusi jangka menengah bagi korban bencana, terutama di wilayah yang kehilangan akses air bersih akibat kerusakan infrastruktur.***

(TRS).

Post sebelumnya

BNN Gerebek Laboratorium Narkoba Vape dan Happy Water di Ancol, Empat Orang Ditangkap

Post selanjutnya

Utang Kripto, Penyakit, dan Keputusasaan: Fakta di Balik Pembunuhan Anak di Cilegon

BeritaTerkait

Keributan Ojol dan Penumpang di Muara Baru, Pengemudi Sempat Dipukul

Keributan Ojol dan Penumpang di Muara Baru, Pengemudi Sempat Dipukul

7 Januari 2026
347
Foto Diduga Jule dan Jefri Nichol di Bali Beredar, Picu Spekulasi Warganet

Foto Diduga Jule dan Jefri Nichol di Bali Beredar, Picu Spekulasi Warganet

7 Januari 2026
352
Balita Lompat dari Balkon Rumah Kontrakan di Jatinegara, Polisi Ungkap Dugaan Penelantaran Anak

Balita Lompat dari Balkon Rumah Kontrakan di Jatinegara, Polisi Ungkap Dugaan Penelantaran Anak

7 Januari 2026
348
Wagub Babel Jalani Pemeriksaan Perdana sebagai Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

Wagub Babel Jalani Pemeriksaan Perdana sebagai Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

7 Januari 2026
160

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

Terpopuler

  • Mediasi Gugatan Nikita Mirzani vs Reza Gladys Gagal

    Mediasi Gugatan Nikita Mirzani vs Reza Gladys Gagal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lucinta Luna Umumkan Pacar Baru, Kenji Hans, Model Berbakat Asal Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasil Pemeriksaan Mabes Polri, Tuduhan Pemerasan terhadap Kombes Julihan Tidak Terbukti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Foto Diduga Jule dan Jefri Nichol di Bali Beredar, Picu Spekulasi Warganet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Girik dan Letter C Tak Berlaku Lagi pada 2026, Warga Diimbau Segera Urus Sertifikat Tanah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

REGIONAL
LIDIK LAMPUNG LIDIK SUMSEL
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy

© 2019 - 2025 | PT Lidik Media Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
    • LIDIK LAMPUNG
  • Lampung
  • Viral

© 2019 - 2025 | PT Lidik Media Indonesia