Lidik.id, Surabaya – Kabar duka datang dari dunia sepakbola Indonesia. Mantan pemain Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro, meninggal dunia setelah kolaps di lapangan saat bermain sepakbola bersama rekan-rekannya pada Selasa (25/2/2025).
Bejo, yang merupakan lulusan program Primavera PSSI pada 1990-an, ambruk saat laga internal tim Rosita FC di Lapangan SIER, Surabaya. Salah satu rekannya, Nugroho Mardiyanto, yang turut bermain dalam pertandingan tersebut, mengungkapkan detik-detik kejadian nahas itu.
“Babak pertama beliau main seperti biasa sampai selesai. Namun, saat babak kedua baru berjalan kurang dari satu menit, beliau tiba-tiba jatuh sendiri di lapangan,” ujar Nugroho.
Melihat Bejo tak sadarkan diri, rekan-rekan setimnya segera memberikan pertolongan. “Orang-orang langsung mengerumuni beliau, diberikan oksigen cukup lama, tangannya juga dipukul-pukul, dan lidahnya ditarik untuk mencegah tersedak,” tambahnya.
Bejo sempat sadar sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans. Namun, nyawanya tidak tertolong.
Bejo Sugiantoro dikenal sebagai bek tangguh yang memperkuat Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional, termasuk SEA Games 1997 dan 1999, serta Piala AFF 1998, 2000, dan 2002.
Di level klub, ia menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Persebaya Surabaya. Selain itu, Bejo juga sempat membela PSPS Pekanbaru, Mitra Kukar, Persidafon Dafonsoro, Deltras Sidoarjo, dan Perseba Bangkalan.
Kepergian Bejo Sugiantoro meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepakbola Indonesia, khususnya bagi keluarga besar Persebaya dan para penggemarnya.







Discussion about this post