Lidik.id, Blora – Insiden tak terduga terjadi saat pengajian Gus Iqdam di Dusun Karangrejo, Desa Jati, Kecamatan Randublatung, Blora, pada Minggu (15/12/2024) malam. Panggung utama pengajian tiba-tiba roboh ketika jamaah, santri, dan para kiai sedang melantunkan shalawat.
Panggung diduga ambruk karena tak mampu menahan beban air akibat hujan deras yang mengguyur sebelum acara dimulai. Beruntung, Gus Iqdam belum naik ke panggung ketika kejadian berlangsung, dan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Berdasarkan video amatir berdurasi 23 detik yang viral di media sosial, atap panggung runtuh sekitar pukul 20.10 WIB, diikuti tiang-tiang penyangga yang jatuh menimpa bagian tengah panggung. Para personel hadrah yang sedang melantunkan selawat segera menyelamatkan diri, sementara jamaah lainnya berteriak panik.
Kasi Trantib Kecamatan Randublatung, Sugiyanto, mengonfirmasi bahwa pengajian terpaksa dibatalkan demi keselamatan. “Semalam pengajian dibatalkan. Panitia memutuskan hal ini karena panggung darurat yang disiapkan terlalu kecil dan tidak menjamin keamanan,” ujarnya.
Bupati Blora, Arief Rohman, yang juga hadir dalam acara tersebut, menyampaikan permintaan maaf kepada jamaah yang telah menunggu kehadiran Gus Iqdam. “Kami memohon maaf atas kejadian yang tidak terduga ini. InsyaAllah, kami akan mengundang Gus Iqdam kembali pada tahun 2025 untuk mengisi pengajian di Blora,” katanya.
Pengajian ini merupakan bagian dari tradisi sedekah bumi Dusun Karangrejo sekaligus rangkaian perayaan Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora. Ratusan jamaah hadir di lokasi, menjadikan peristiwa ini semakin disayangkan.
Meskipun pengajian dibatalkan, insiden ini tidak mengurangi semangat masyarakat untuk terus merayakan tradisi dan nilai-nilai keagamaan. “Ke depan, kami akan memastikan keamanan panggung agar kejadian serupa tidak terulang,” tambah Sugiyanto.
Gus Iqdam, yang dikenal sebagai pendakwah muda berusia 30 tahun, merupakan putra Kyai Pondok Pesantren Mamba’ul Hikam II, Blitar. Kehadirannya di berbagai acara selalu menarik antusiasme umat, termasuk di Blora kali ini.







Discussion about this post