Lidik.id, Jakarta – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada Jumat (5/9) digelar dengan khidmat di Jakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meneladani akhlak Nabi sekaligus memperkuat persatuan bangsa.
Dalam sambutannya, Adib menegaskan bahwa nilai-nilai yang diajarkan Nabi Muhammad SAW sangat relevan untuk kehidupan bermasyarakat saat ini.
“Akhlak Nabi Muhammad SAW yang patut diteladani, terutama dalam memberikan kasih sayang di antara sesama, saling menghargai, saling menolong, saling membantu, dan menjaga persatuan serta kesatuan untuk menghindari perpecahan dan permusuhan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan istighatsah dan doa kolektif untuk bangsa, dilanjutkan dengan pembacaan doa serta zikir kebangsaan. Suasana religius tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam peringatan ini, menandakan bahwa Maulid Nabi bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga sarana memperkokoh rasa persaudaraan di tengah keberagaman Indonesia.
Peringatan tahun ini mengangkat tema yang menekankan aksi nyata, bukan sekadar slogan. Pesan utamanya adalah menjadikan teladan Nabi sebagai dasar dalam menjaga harmoni sosial dan merawat persatuan bangsa.







Discussion about this post