Lidik.id, Kuala Lumpur – Putri Difa Zhafirah, mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA), menjadi salah satu delegasi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam ajang kemahasiswaan internasional World Youth Festival 2025 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 6–9 Oktober 2025.
Mahasiswi yang dikenal aktif dan berpikir kritis itu mengaku sangat antusias dapat berpartisipasi dalam kegiatan berskala global tersebut.
“Tentu sangat antusias. Ini hari pertama rangkaian kegiatan, masih banyak agenda yang akan Putri ikuti di sini hingga tanggal 9 nanti,” ujarnya.
Festival ini menjadi ajang pertemuan internasional bagi para pemuda dari berbagai negara untuk berbagi gagasan, berkompetisi dalam Business Idea Competition, serta berdiskusi dalam Youth Summit yang menghadirkan pembicara internasional.
Selain itu, peserta juga mengikuti lokakarya dan pelatihan kewirausahaan guna mengembangkan ide bisnis berkelanjutan, serta Cultural Night yang menampilkan keberagaman budaya dunia.
Kegiatan tersebut juga mencakup kunjungan ke universitas dan city tour di Kuala Lumpur untuk memperluas wawasan para peserta. Seluruh rangkaian acara dirancang untuk memperkuat jejaring internasional, menumbuhkan semangat kolaborasi lintas negara, dan melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, serta berjiwa pemimpin global.
Ketua STIHPADA, Assoc. Prof. Dr. H. Firman Freaddy Busroh, S.H., M.Hum., CTL., CMN menyampaikan apresiasinya atas capaian yang diraih mahasiswinya.
“Langkah yang diambil oleh Putri Difa Zhafirah sangat kami apresiasi karena telah membawa nama baik kampus ke tingkat internasional. Semoga hal ini dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk berani membangun jejaring global,” ungkapnya.







Discussion about this post