Kamis, 8 Januari 2026
LIDIKID
No Result
View All Result
  • Home
  • ePapernew
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
  • Home
  • ePapernew
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
No Result
View All Result
LIDIK ID
  • Home
  • ePaper
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
Beranda Nasional

Realisasi Investasi Triwulan II 2025 Capai Rp477,7 Triliun, Prasasti Sebut Sinyal Positif Ekonomi Nasional

2 Agustus 2025
Realisasi Investasi Triwulan II 2025 Capai Rp477,7 Triliun, Prasasti Sebut Sinyal Positif Ekonomi Nasional
259
Dilihat
FacebookTwitterWhatsapp

LIDIK.ID, Jakarta – Prasasti Center for Policy Studies menilai capaian realisasi investasi Indonesia pada triwulan II 2025 menjadi sinyal positif di tengah ketidakpastian global. Data ini menunjukkan ketahanan ekonomi nasional yang semakin solid. Sabtu, (02/08/2025).

Research Director Prasasti, Gundy Cahyadi, mengungkapkan bahwa tren investasi yang terjaga memberikan keyakinan investor terhadap prospek jangka panjang perekonomian Indonesia.

Baca Lainnya

Polda Metro Jaya Periksa Richard Lee 11 Jam Terkait Dugaan Pelanggaran Kesehatan

Adly Fairuz Digugat Perdata Rp 5 Miliar Terkait Dugaan Penipuan Masuk Akpol

“Momentum investasi tetap terjaga. Di tengah dinamika global yang menantang, fakta bahwa Indonesia mampu mempertahankan arus investasi ini mencerminkan keyakinan investor terhadap prospek jangka panjang ekonomi kita,” kata Gundy.

Kementerian Investasi/Hilirisasi dan BKPM mencatat, realisasi investasi triwulan II 2025 mencapai Rp477,7 triliun atau naik 2,7 persen dibanding triwulan sebelumnya yang sebesar Rp465,2 triliun.

Secara kumulatif, investasi sepanjang semester pertama tahun ini mencapai Rp942,9 triliun atau hampir 50 persen dari target tahunan sebesar Rp1.905,6 triliun.

Bappenas sebelumnya telah menetapkan target investasi nasional senilai Rp13.000 triliun dalam lima tahun ke depan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi menuju 8 persen per tahun.

Data BKPM menunjukkan sektor industri logam dasar menyumbang investasi terbesar dengan nilai Rp67,1 triliun atau 14,1 persen dari total. Kinerja sektor ini ditopang oleh keberlanjutan kebijakan hilirisasi mineral.

Sektor pertambangan mencatat peningkatan signifikan dengan investasi Rp53,6 triliun berkat permintaan global terhadap nikel dan mineral strategis lainnya.

Sementara itu, sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi mengalami penurunan menjadi Rp44,2 triliun.

Menariknya, sektor perdagangan dan reparasi untuk pertama kalinya masuk lima besar penerima investasi dengan capaian Rp40 triliun.

“Tren ini menunjukkan transformasi struktur ekonomi sedang berlangsung. Hilirisasi tetap menjadi magnet utama, namun munculnya sektor-sektor baru seperti perdagangan menunjukkan dinamika positif di lapangan,” jelas Gundy.

Realisasi investasi triwulan II 2025 ini menciptakan 665.764 lapangan kerja baru, naik 12 persen dibanding triwulan I. Hampir separuh di antaranya tercipta di luar Pulau Jawa, mencerminkan kemajuan dalam pemerataan pembangunan.

Namun, tantangan struktural masih ada. Pekerjaan formal masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan dan belum mampu mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja yang mencapai 3,5–4 juta orang per tahun.

Gundy juga menyoroti risiko jangka menengah seperti otomatisasi, Sekitar 30 persen pekerjaan di sektor manufaktur dan pertanian berisiko tergantikan otomatisasi dalam 10-20 tahun ke depan.

Selain itu, 22-23 persen anak muda Indonesia saat ini tidak bekerja, tidak sekolah, dan tidak mengikuti pelatihan. Hal ini adalah peringatan serius bagi agenda pembangunan Indonesia.

Menurut Gundy, Indonesia tidak kekurangan modal. Tantangannya adalah memastikan aliran investasi masuk ke sektor-sektor yang mampu menciptakan pertumbuhan berkualitas dan lapangan kerja inklusif.

“Kita sudah memiliki momentum dan dasar yang kuat. Yang dibutuhkan sekarang adalah kombinasi kebijakan yang tepat: penguatan SDM, kepastian hukum bagi investor, dan pemerataan pembangunan antarwilayah. Fondasinya sudah ada. Tinggal bagaimana kita membangunnya dengan benar,” pungkasnya.***

(TRS).

 

Post sebelumnya

Anggota DPR Soroti Oplos Beras: Langgar Hak Konsumen dan Rugikan Triliunan Rupiah

Post selanjutnya

Tom Lembong Resmi Bebas Usai Dapat Abolisi, Janji Suarakan Reformasi Hukum

BeritaTerkait

Polda Metro Jaya Periksa Richard Lee 11 Jam Terkait Dugaan Pelanggaran Kesehatan

Polda Metro Jaya Periksa Richard Lee 11 Jam Terkait Dugaan Pelanggaran Kesehatan

8 Januari 2026
327
Adly Fairuz Digugat Perdata Rp 5 Miliar Terkait Dugaan Penipuan Masuk Akpol

Adly Fairuz Digugat Perdata Rp 5 Miliar Terkait Dugaan Penipuan Masuk Akpol

8 Januari 2026
319
Keributan Ojol dan Penumpang di Muara Baru, Pengemudi Sempat Dipukul

Keributan Ojol dan Penumpang di Muara Baru, Pengemudi Sempat Dipukul

7 Januari 2026
352
Foto Diduga Jule dan Jefri Nichol di Bali Beredar, Picu Spekulasi Warganet

Foto Diduga Jule dan Jefri Nichol di Bali Beredar, Picu Spekulasi Warganet

7 Januari 2026
353

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

Terpopuler

  • Mediasi Gugatan Nikita Mirzani vs Reza Gladys Gagal

    Mediasi Gugatan Nikita Mirzani vs Reza Gladys Gagal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lucinta Luna Umumkan Pacar Baru, Kenji Hans, Model Berbakat Asal Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ibrahim Risyad Akui Tak Sanggup Jika Salshabilla Adriani Jadi Ibu Rumah Tangga, Tuai Kritik Warganet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasil Pemeriksaan Mabes Polri, Tuduhan Pemerasan terhadap Kombes Julihan Tidak Terbukti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keributan Ojol dan Penumpang di Muara Baru, Pengemudi Sempat Dipukul

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

REGIONAL
LIDIK LAMPUNG LIDIK SUMSEL
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy

© 2019 - 2025 | PT Lidik Media Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
    • LIDIK LAMPUNG
  • Lampung
  • Viral

© 2019 - 2025 | PT Lidik Media Indonesia