Sabtu, 31 Januari 2026
LIDIKID
No Result
View All Result
  • Home
  • ePapernew
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
  • Home
  • ePapernew
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
No Result
View All Result
LIDIK ID
  • Home
  • ePaper
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
Beranda Nasional

Skor Integritas Pati Masuk Zona Rentan, KPK Dorong Pembenahan Sistemik Pemerintahan Daerah

29 Januari 2026
Polres Serang Pastikan Keamanan Pangan Program Makan Bergizi Gratis, Cegah Risiko Kesehatan Masyarakat
221
Dilihat
FacebookTwitterWhatsapp

LIDIK.ID, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan pentingnya penguatan integritas pemerintahan daerah melalui instrumen pencegahan Survei Penilaian Integritas (SPI), menyusul rendahnya capaian SPI Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah, yang masuk kategori rentan terhadap praktik korupsi. Kamis, (29/01/2026).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penguatan integritas harus dilakukan secara paralel oleh seluruh perangkat daerah, khususnya pada sektor-sektor yang memiliki risiko tinggi terjadinya tindak pidana korupsi.

Baca Lainnya

Kecelakaan di Rengasdengklok, Anggota Polisi Tabrak Pemotor hingga Terluka

Survei CISA: 81,2 Persen Publik Tolak Polri Berada di Bawah Kementerian

“KPK mendorong seluruh perangkat daerah untuk segera melakukan pembenahan menyeluruh, khususnya pada area-area berisiko tinggi guna mencegah terulangnya praktik koruptif,” ujar Budi.

Menurut dia, penindakan kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Pati tidak boleh dipahami semata sebagai proses penegakan hukum, melainkan menjadi sinyal kuat perlunya penguatan sistem tata kelola pemerintahan secara menyeluruh.

Berdasarkan hasil SPI 2025, Pemkab Pati hanya meraih skor 72,24, yang menempatkannya dalam zona rentan. Capaian tersebut mengalami penurunan signifikan sebesar 5,61 poin dibandingkan SPI tahun 2024, serta berada di bawah rata-rata skor SPI pemerintah daerah se-Jawa Tengah yang mencapai 75,59.

Budi menjelaskan, salah satu faktor utama penurunan skor tersebut adalah masih tingginya risiko perdagangan pengaruh (trading in influence) dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Salah satu celah yang sangat berpengaruh adalah perdagangan pengaruh, yang dinilai rawan terjadi dengan skor 73,59,” ungkapnya.

Penilaian dari responden internal Pemkab Pati sendiri menunjukkan skor 76,66, namun pada aspek-aspek tertentu masih ditemukan kerentanan serius. Selain perdagangan pengaruh, aspek pengelolaan sumber daya manusia (SDM) juga tercatat rawan dengan skor 72,67.

Lebih jauh, Budi menekankan bahwa penilaian dari komponen eksper atau ahli bahkan menunjukkan kondisi yang lebih memprihatinkan, dengan skor hanya 70,96. Hal ini menandakan masih lemahnya sistem tata kelola pemerintahan yang berpotensi membuka ruang terjadinya praktik koruptif secara struktural.

“Karena itu, penguatan sistem tata kelola pemerintahan di Kabupaten Pati harus dilakukan secara serius dan menyeluruh, bukan hanya reaktif terhadap kasus,” tegasnya.

KPK menilai SPI bukan sekadar alat ukur administratif, melainkan instrumen peringatan dini untuk mencegah korupsi sejak tahap perencanaan, penganggaran, hingga pengelolaan SDM dan pelayanan publik.***

(TRS). Ni bh

Post sebelumnya

Polres Serang Pastikan Keamanan Pangan Program Makan Bergizi Gratis, Cegah Risiko Kesehatan Masyarakat

Post selanjutnya

Direktur BTB Dampingi Komisi V DPR RI Kunker Spesifik di Provinsi Lampung

BeritaTerkait

Survei CISA: 81,2 Persen Publik Tolak Polri Berada di Bawah Kementerian

Kecelakaan di Rengasdengklok, Anggota Polisi Tabrak Pemotor hingga Terluka

31 Januari 2026
125
Survei CISA: 81,2 Persen Publik Tolak Polri Berada di Bawah Kementerian

Survei CISA: 81,2 Persen Publik Tolak Polri Berada di Bawah Kementerian

31 Januari 2026
131
Gubernur NTB Kutuk Keras Kekerasan Seksual Santriwati di Lombok Timur

PDIP Kirim Bus Klinik dan Truk Laundry ke Bandung Barat, Bantu Korban Banjir dan Longsor

31 Januari 2026
158
Gubernur NTB Kutuk Keras Kekerasan Seksual Santriwati di Lombok Timur

Wagub Sulawesi Barat Salim S Mengga Wafat di RS Siloam Makassar

31 Januari 2026
140

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

Terpopuler

  • Polisi Ungkap Kronologi Reza Arap Tiba di Apartemen Lula Lahfah

    Polisi Ungkap Kronologi Reza Arap Tiba di Apartemen Lula Lahfah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! 2 Anak SMA Lakukan Hubungan Mesum di Rumah Kosong, Masih Lengkap Pakai Seragam Sekolah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disorot Publik Usai Memoar Aurelie Moeremans Viral, Roby Tremonti Klarifikasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Berdarah Minang Laporkan Waskejend Gerindra di Polres Jaksel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FIFA Resmi Hapus Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

REGIONAL
LIDIK LAMPUNG LIDIK SUMSEL
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy

© 2019 - 2025 | PT Lidik Media Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
    • LIDIK LAMPUNG
  • Lampung
  • Viral

© 2019 - 2025 | PT Lidik Media Indonesia