Lidik.id, Jakarta – Anggota Executive Committee (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menanggapi isu yang beredar mengenai kemungkinan kembalinya Shin Tae-yong ke sepak bola Indonesia sebagai Direktur Teknik (Dirtek) PSSI. Ia menegaskan bahwa rumor tersebut tidak benar dan hanya merupakan candaan dalam rangka April Mop.
Rumor mengenai kembalinya Shin Tae-yong memang sempat menghebohkan jagat sepak bola nasional. Pelatih asal Korea Selatan itu memiliki rekam jejak yang impresif bersama Timnas Indonesia, termasuk membawa skuad Garuda lolos ke Piala Asia dua kali berturut-turut dan mencapai putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Namun, pada 6 Januari 2025, PSSI memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengannya.
Setelah hampir empat bulan pasca perpisahan tersebut, spekulasi mengenai posisi baru untuk Shin Tae-yong mencuat, namun Arya Sinulingga menegaskan bahwa sistem kepelatihan yang diterapkan mantan pelatih Timnas Indonesia itu tidak selaras dengan sistem kepelatihan yang ada saat ini.
“April mop (isu Shin Tae-yong jadi Dirtek PSSI). Dan tidak nyambung dengan sistem kepelatihan yang dibawa tim pelatih kemarin,” ujar Arya dalam salah satu komentarnya di media sosial.

Sementara itu, posisi Direktur Teknik PSSI masih kosong setelah ditinggal Frank Wormuth, yang mundur usai Piala Dunia U-17 2023. PSSI sendiri belum mengumumkan siapa sosok yang akan mengisi jabatan strategis tersebut.
Jordi Cruyff, yang baru-baru ini ditunjuk sebagai Penasihat Teknis Timnas Indonesia, sempat memaparkan kriteria ideal untuk posisi Dirtek PSSI yang baru. Menurutnya, kandidat yang dipilih harus memahami sepak bola Indonesia, memiliki pengalaman, serta mampu bekerja sama dengan pelatih tim nasional di berbagai level. Selain itu, Dirtek PSSI nantinya harus mampu menyusun strategi dan merancang target yang ingin dicapai Timnas Indonesia ke depannya.
Dengan kosongnya posisi tersebut, PSSI masih terus mencari sosok yang tepat guna memperkuat fondasi sepak bola Indonesia dan meningkatkan prestasi tim nasional di berbagai ajang internasional.







Discussion about this post