Kamis, 8 Januari 2026
LIDIKID
No Result
View All Result
  • Home
  • ePapernew
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
  • Home
  • ePapernew
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
No Result
View All Result
LIDIK ID
  • Home
  • ePaper
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
Beranda Teknologi

Awas! Hacker Bisa Akses File Kamu Lewat WhatsApp

6 Februari 2020
Awas! Hacker Bisa Akses File Kamu Lewat WhatsApp
189
Dilihat
FacebookTwitterWhatsapp

(LIDIK.ID) – LAMPUNG – Bulan lalu, WhatsApp memperbaiki bug di aplikasi versi dekstop. Hal ini memungkinkan hacker jahat bisa membaca dan melihat file dari desktop atau laptop kamu.

Sebuah posting-an yang diterbitkan oleh perusahaan keamanan, PerimeterX, menunjukkan orang-orang yang terkena bug adalah mereka yang menggunakan aplikasi WhatsApp Mac atau Windows yang tersambung dengan iPhone.

Baca Lainnya

Meteor Jatuh Sebabkan Cahaya Terang dan Dentuman Keras di Cirebon dan Kuningan

Polda Metro Jaya Tangkap Pria Diduga Hacker ‘Bjorka’ Peretas 4,9 Juta Data Nasabah Bank

MengutiP laman The Next Web(6/2/2020), Peneliti Keamanan PerimeterX Gal Weizmen, menemukan kerentanan dalam Kebijakan Keamanan Konten Whatsapp yang dapat dieksploitasi untuk mengirim pesan yang dimanipulasi dan tautan menggunakan Cross-Site Scripting (XSS).

Mereka (pelaku kejahatan siber) dapat memanfaatkan kelemahan ini untuk mengirim kode berbahaya atau membaca dan melihat file lokal dari laptop atau desktop kamu.

Weizman menyarankan agar WhatsApp tidak menggunakan platform Google chromium versi lama untuk mencegah hal buruk tersebut terjadi.

Kalau kamu menggunakan WhatsApp di iPhone bersamaan di dekstop, ada baiknya untuk memperbarui keduanya agar selalu tetap aman.

Bos sekaligus pendiri Telegram Pavel Durov menyebut WhatsApp sebagai aplikasi berbahaya.

Hal ini diumumkan oleh Durov dalam sebuah unggahan blog yang kemudian dibagikan kepada followers akun Telegram-nya.

Mengutip laman Digital Trends(3/2/2020), Durov menuding WhatsApp patut disalahkan dan harus memperbaiki diri. Ia juga mengatakan, fitur enkripsi end-to-end yang digembar gemborkan WhatsApp tidak berguna.

“WhatsApp memakai kata-kata enkripsi end-to-end sebagai mantra ajaib yang seharusnya membuat komunikasi aman. Namun, teknologi ini bukan peluru yang menjamin privasi pengguna dengan sendirinya,” kata Durov.

Terpenting, Durov mengklaim bahwa bug keamanan pada WhatsApp menciptakan backdoor yang sengaja ada untuk mematuhi dan menenangkan lembaga penegak hukum. Dengan begitu, kata Durov, jejaring sosial ini bisa melakukan bisnis tanpa gangguan di Iran dan Rusia.

Pada sisi lain, Telegram juga diminta melakukan hal yang sama oleh regulator. Namun, Telegam enggan untuk bekerja sama.

“Sebagai dampaknya, Telegram diblokir di sejumlah negara, namun di negara-negara ini, WhatsApp tidak mengalami kendala. Misalnya di Rusia dan Iran,” kata Durov.

Pria berusia 35 tahun ini menyebut, dengan menyimpan back up data di iCloud, alih-alih di penyimpanan perangkat, WhatsApp mengorbankan privasi pengguna.

Pasalnya, menurut Durov, Apple tidak mengenkripsi data iCloud. Bahkan, Apple kerap memberikan data ini ke pemerintah, sesuai yang diminta.

Terakhir, Durov juga mengungkapkan, source code WhatsApp tidak tersedia secara publik. Artinya, tidak diketahui bagaimana cara enkripsi end-to-end WhatsApp bekerja.

“Jika saja Jeff Bezos pakai Telegram alih-alih WhatsApp, ia tidak akan diperas oleh orang-orang yang meretas perangkatnya,” kata Durov.

Sebelumnya, smartphone milik orang terkaya di dunia, Jeff Bezos diretas pada 2018. Peretasan ini terjadi setelah Bezos menerima sebuah pesan WhatsApp yang rupanya dikirimkan dari akun pribadi putra mahkota Arab Saudi.

Sebagaimana dikutip dari The Guardian (22/1/2020), pesan terenkripsi itu dikirim dari nomor milik pangeran Mohammed bin Salman dan dipercaya berisi file jahat.

File jahat itu lantas menyusup ke smartphone milik pemilik bisnis Amazon tersebut. Demikian menurut hasil forensik digital yang telah dilakukan.

Analis menemukan bahwa penyusupan ke smartphone milik orang terkaya ini dipicu oleh sebuah video yang dikirimkan dari akun pangeran Mohammed ke Jeff Bezos.

Keduanya memang dikabarkan kerap bertukar pesan lewat WhatsApp. Menurut sumber anonim The Guardian, file video itu dikirimkan pada 1 Mei 2018.

Parahnya, data-data dalam jumlah sangat banyak diretas dari smartphone Bezos, hanya dalam waktu beberapa jam. Sayangnya, tidak diketahui data-data apa saja yang telah dicuri dari Bezos. (Isk)

 

 

Post sebelumnya

Kisah Dibalik Perjuangan Seorang Ibu Yang Rela Berenang Berjam-jam di Laut

Post selanjutnya

Liga 1 2020 Bakal Setara Liga-liga Top Eropa

BeritaTerkait

Meteor Jatuh Sebabkan Cahaya Terang dan Dentuman Keras di Cirebon dan Kuningan

Meteor Jatuh Sebabkan Cahaya Terang dan Dentuman Keras di Cirebon dan Kuningan

6 Oktober 2025
308
Polda Metro Jaya Tangkap Pria Diduga Hacker ‘Bjorka’ Peretas 4,9 Juta Data Nasabah Bank

Polda Metro Jaya Tangkap Pria Diduga Hacker ‘Bjorka’ Peretas 4,9 Juta Data Nasabah Bank

3 Oktober 2025
302
Tren “Gemini AI Miniatur” Viral: Dari Action Figure Digital hingga Motor Futuristik

Tren “Gemini AI Miniatur” Viral: Dari Action Figure Digital hingga Motor Futuristik

7 September 2025
495
Roblox Dinilai Berbahaya untuk Anak, Pemerintah Pertimbangkan Pemblokiran

Roblox Dinilai Berbahaya untuk Anak, Pemerintah Pertimbangkan Pemblokiran

7 Agustus 2025
286

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

Terpopuler

  • Mediasi Gugatan Nikita Mirzani vs Reza Gladys Gagal

    Mediasi Gugatan Nikita Mirzani vs Reza Gladys Gagal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lucinta Luna Umumkan Pacar Baru, Kenji Hans, Model Berbakat Asal Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasil Pemeriksaan Mabes Polri, Tuduhan Pemerasan terhadap Kombes Julihan Tidak Terbukti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keributan Ojol dan Penumpang di Muara Baru, Pengemudi Sempat Dipukul

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Foto Diduga Jule dan Jefri Nichol di Bali Beredar, Picu Spekulasi Warganet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

REGIONAL
LIDIK LAMPUNG LIDIK SUMSEL
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy

© 2019 - 2025 | PT Lidik Media Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
    • LIDIK LAMPUNG
  • Lampung
  • Viral

© 2019 - 2025 | PT Lidik Media Indonesia