LIDIK.ID, JAKARTA — Nama Merince Kogoya resmi dicoret dari daftar finalis Miss Indonesia 2025. Perempuan yang sebelumnya mewakili Papua Pegunungan ini dikeluarkan dari ajang kecantikan tersebut usai video lamanya yang memperlihatkan dukungan terhadap Israel kembali viral dan menuai kontroversi.
Dalam konferensi pers yang digelar Senin (30/6), pihak penyelenggara Miss Indonesia mengumumkan 38 finalis yang akan bertanding di malam puncak pada 9 Juli mendatang. Namun, nama Merince tak lagi disebut. Ia digantikan oleh finalis lain, Karmen Anastasya, tanpa keterangan lebih lanjut dari pihak panitia.
Kabar pemulangan Merince pertama kali mencuat lewat akun Instagram @sobat_pageant pada Sabtu (28/6). Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa Merince telah dipulangkan karena dinilai menyatakan dukungan terhadap Israel, sebuah isu yang sensitif di Indonesia.
“Miss Papua Pegunungan yakni Merince Kogoya dikabarkan telah dipulangkan kemarin malam dan tidak lagi melanjutkan kompetisi di Miss Indonesia 2025,” tulis akun tersebut, dikutip Minggu (29/6).
Kontroversi ini bermula dari sebuah video yang diunggah Merince pada 2023 silam. Dalam video itu, ia tampak menyanyikan lagu rohani, berdoa, dan mengibarkan bendera Israel di sebuah lapangan terbuka bersama beberapa orang lainnya. Ia juga menuliskan keterangan bernada religius yang menyebutkan dukungan untuk Sion, Yerusalem, dan Israel.
Video tersebut kembali beredar luas dan memicu reaksi keras dari warganet, terutama mengingat posisi Indonesia yang secara tegas mendukung kemerdekaan Palestina.
Menanggapi hal tersebut, Merince menyampaikan klarifikasinya melalui Instagram Story. Ia menegaskan bahwa tindakannya bukan bentuk dukungan politik, melainkan ekspresi dari keyakinan pribadinya sebagai penganut agama Kristen.
“Saya hanya menjalankan kepercayaan saya sebagai pengikut Kristus untuk berdoa memberkati. Namun video reels saya dua tahun lalu disebarluaskan dengan berbagai macam pendapat yang tidak benar tentang keyakinan saya,” tulis Merince.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua Pegunungan dan semua pihak yang telah mendukungnya.
“Saya minta maaf kepada masyarakat Papua Pegunungan… posisi saya digantikan dengan hitungan menit karena komentar publik yang Pro Palestina,” lanjutnya.
Meskipun tidak ada penjelasan resmi dari pihak Miss Indonesia terkait pencoretan Merince, penggantian tersebut telah dikukuhkan dalam sesi perkenalan para finalis. Kini, posisi Papua Pegunungan diwakili oleh Karmen Anastasya.
Ajang Miss Indonesia 2025 akan tetap berlangsung dengan 38 finalis dari seluruh provinsi di Indonesia. Malam grand final dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli 2025.







Discussion about this post