Lidik.id, Jakarta – Dunia sepakbola Indonesia kembali berduka. Mantan penjaga gawang Timnas Indonesia, Ronny Pasla, meninggal dunia pada Senin (24/11) dini hari WIB dalam usia 79 tahun.
Kabar duka tersebut pertama kali beredar di grup wartawan peliput sepakbola, sebelum kemudian dikonfirmasi oleh sejumlah rekan dekat almarhum. Ronny Pasla meninggalkan seorang istri dan enam anak.
Ronny Pasla dikenal sebagai salah satu kiper terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Pada masa kejayaannya, ia tampil menonjol berkat refleks cepat, ketenangan menghadapi tekanan, serta kemampuan membaca arah bola. Gaya bermainnya membuat publik percaya bahwa gawang Merah Putih berada di tangan yang tepat.
Sepanjang kariernya bersama Timnas Indonesia, Pasla berperan penting dalam berbagai turnamen internasional. Meski bermain pada era ketika sepakbola nasional belum berkembang seperti sekarang, kontribusinya membuat banyak pengamat menempatkannya sebagai salah satu kiper terbaik dalam sejarah Indonesia.
Di luar lapangan, Ronny Pasla dikenal sebagai pribadi rendah hati. Rekan dan para juniornya menyebut almarhum sebagai sosok ramah, disiplin, dan tidak segan berbagi ilmu kepada generasi muda. Dedikasi dan profesionalismenya disebut menjadi teladan bagi pesepakbola Tanah Air.
Kabar kepergiannya memicu gelombang ucapan belasungkawa dari mantan pemain, tokoh sepakbola, hingga para penggemar. Banyak yang mengenangnya bukan hanya sebagai atlet berprestasi, tetapi juga inspirasi yang mendorong anak-anak muda bermimpi menjadi pemain Timnas.
Warisan terbesar Ronny Pasla bagi sepakbola Indonesia bukan hanya prestasi yang ia raih, tetapi sikap dan karakter yang ia tunjukkan sepanjang kariernya. Namanya dipandang akan tetap hidup dalam perjalanan sejarah sepakbola nasional dan di hati para pendukungnya.







Discussion about this post