Sabtu, 31 Januari 2026
LIDIKID
No Result
View All Result
  • Home
  • ePapernew
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
  • Home
  • ePapernew
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
No Result
View All Result
LIDIK ID
  • Home
  • ePaper
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
Beranda Nasional

Menkop Ferry Juliantono: Koperasi Jadi Jalan Pemberdayaan Ekonomi Penyandang Disabilitas

8 Desember 2025
Menkop Ferry Juliantono: Koperasi Jadi Jalan Pemberdayaan Ekonomi Penyandang Disabilitas
129
Dilihat
FacebookTwitterWhatsapp

LIDIK.ID, Jakarta — Pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong ekonomi inklusif. Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menilai koperasi merupakan sarana paling efektif untuk memperkuat kemandirian ekonomi komunitas penyandang disabilitas, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi mereka untuk berkembang. Senin, (08/12/2025).

Di tengah meningkatnya perhatian pada kelompok rentan, dunia usaha berbasis komunitas mulai menunjukkan peran besar dalam memperkuat kemandirian ekonomi. Komunitas penyandang disabilitas yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri kini didorong mengorganisir diri melalui koperasi agar mampu mencapai skala usaha yang lebih kuat dan berdaya saing. Pesan itu ditegaskan langsung Menkop Ferry saat memberi keterangan di Jakarta, Senin (8/12).

Baca Lainnya

Video Dugaan Penipuan Money Changer di Ubud Viral, Satpol PP Lakukan Sidak

Polisi Ungkap Kronologi Reza Arap Tiba di Apartemen Lula Lahfah

Menkop Ferry menjelaskan bahwa koperasi dapat menjadi wadah yang terstruktur untuk mengelola potensi, bakat, dan usaha kecil komunitas disabilitas. Dengan adanya organisasi bersama, proses produksi, pemasaran, hingga jejaring kemitraan dapat berjalan lebih efektif.

“Dengan koperasi, penyandang disabilitas bisa lebih mandiri dan berdaya saing,” ujar Ferry.

Ia menekankan bahwa semangat kesetaraan harus menjadi prinsip utama dalam membangun akses ekonomi bagi masyarakat disabilitas. Semua orang, kata Ferry, dilahirkan dengan hak yang sama untuk berkembang.

Ferry mengingatkan bahwa pemberdayaan disabilitas bukan sekadar program ekonomi, melainkan upaya mengembalikan ruang yang adil bagi setiap warga negara.

“Kita ketahui bahwa semua orang dilahirkan sama. Ini membuat kita sadar untuk saling membantu. Mudah-mudahan ajang ini memberi akses bagi masyarakat disabilitas dalam mengembangkan bakat dan kehidupannya,” ucapnya.

Dalam pernyataannya, Ferry menyoroti salah satu contoh sukses pemberdayaan komunitas, yakni koperasi penyandang tunanetra yang memproduksi Al-Qur’an braille dan menyumbangkannya ke masjid-masjid.

“Beberapa waktu lalu kami didatangi koperasi penyandang tunanetra. Mereka memproduksi Alquran braille dan menyumbangkannya. Menurut saya, basis komunitas seperti ini sangat cocok untuk koperasi sehingga bisa bersinergi dengan banyak pihak,” jelasnya.

Ferry menyebut inisiatif ini sebagai model ideal pengembangan koperasi komunitas disabilitas: berbasis solidaritas, berorientasi manfaat, dan mampu membangun jejaring luas.

Pemerintah, kata Ferry, mendorong agar lebih banyak komunitas penyandang disabilitas membentuk koperasi sehingga produk yang mereka hasilkan dapat dikembangkan dan masuk ke pasar yang lebih luas.

“Apa yang dilakukan koperasi tunanetra itu bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua. Basis komunitas bisa didorong untuk punya koperasi agar produk yang dihasilkan teman-teman disabilitas dapat berkembang,” tegasnya.

Pernyataan Menkop Ferry menjadi penegasan bahwa koperasi bukan sekadar alat ekonomi, tetapi motor penggerak inklusivitas sosial. Dengan pemberdayaan berbasis komunitas, penyandang disabilitas tidak hanya memperoleh ruang berusaha, tetapi juga kesempatan menunjukkan kontribusi yang lebih besar dalam pembangunan nasional.***

(TRS).

Post sebelumnya

Merawat Damai di Jalan yang Retak: Konflik Pemblokiran Jalan Bima–Sumbawa Jadi Alarm Kerentanan Sosial

Post selanjutnya

Presiden Prabowo Ingatkan Pejabat Tidak Cari Untung di Tengah Bencana Sumatera

BeritaTerkait

Video Dugaan Penipuan Money Changer di Ubud Viral, Satpol PP Lakukan Sidak

Video Dugaan Penipuan Money Changer di Ubud Viral, Satpol PP Lakukan Sidak

30 Januari 2026
346
Polisi Ungkap Kronologi Reza Arap Tiba di Apartemen Lula Lahfah

Polisi Ungkap Kronologi Reza Arap Tiba di Apartemen Lula Lahfah

30 Januari 2026
349
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 445 Lembar Kulit Ular Piton di Pelabuhan Bakauheni

KPK Panggil Kadisbudpora Kabupaten Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Ade Kunang

30 Januari 2026
125
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 445 Lembar Kulit Ular Piton di Pelabuhan Bakauheni

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 445 Lembar Kulit Ular Piton di Pelabuhan Bakauheni

30 Januari 2026
131

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

Terpopuler

  • Polisi Ungkap Kronologi Reza Arap Tiba di Apartemen Lula Lahfah

    Polisi Ungkap Kronologi Reza Arap Tiba di Apartemen Lula Lahfah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! 2 Anak SMA Lakukan Hubungan Mesum di Rumah Kosong, Masih Lengkap Pakai Seragam Sekolah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Direktur Utama BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri, Sebut Bentuk Tanggung Jawab atas Kondisi Pasar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disorot Publik Usai Memoar Aurelie Moeremans Viral, Roby Tremonti Klarifikasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mediasi Gugatan Nikita Mirzani vs Reza Gladys Gagal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

REGIONAL
LIDIK LAMPUNG LIDIK SUMSEL
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy

© 2019 - 2025 | PT Lidik Media Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
    • LIDIK LAMPUNG
  • Lampung
  • Viral

© 2019 - 2025 | PT Lidik Media Indonesia