Lidik.id, Jakarta – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut isu reshuffle Kabinet Merah Putih masih sebatas gosip. Ia menegaskan hingga saat ini Presiden RI Prabowo Subianto belum memiliki rencana untuk melakukan perombakan kabinet.
“Sejauh ini belum, makanya kalau ada isu ya, namanya isu atau gosip ya,” ujar Prasetyo di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Prasetyo mengatakan pemerintah tidak dapat sepenuhnya membendung isu reshuffle yang terus berkembang di ruang publik. Menurut dia, isu tersebut merupakan dinamika yang wajar.
“Kalau isu bagaimana kita menahannya kan begitu,” katanya.
Ia menegaskan reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo. Presiden, kata Prasetyo, terus memantau dan mengevaluasi kinerja para menteri secara berkala.
“Bilamana kemudian Bapak Presiden merasa perlu melakukan perbaikan atau perlu melakukan pergantian, ya itu sepenuhnya beliau yang tahu,” ujarnya.
Isu reshuffle kabinet mencuat seiring dengan kosongnya posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) yang ditinggalkan Thomas Djiwandono setelah terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyebut pelantikan Wamenkeu baru kemungkinan dilakukan pada Februari. Namun, ia mengaku belum mengetahui tanggal pasti pelantikan tersebut.
“Saya dengar Februari,” kata Purbaya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Purbaya juga menyatakan jumlah Wamenkeu tidak akan bertambah dan tetap diisi oleh dua orang. “Cukup dua maksimal, kalau kurang bagus,” ujarnya.






Discussion about this post